Kisah pengalaman unik terjadi beberapa tahun yang lalu.... kalau kejadian itu pasti pengen ketawa. Kejadian ini berada dikawasan kota depok. Awal kejadiannya adalah sebagai berikut : Temen saya yang kebetulan bekerja sebagai seorang dosen dan harus mengajar di berbagai tempat menggunakan sepeda motor sebagai alat transpotasi, alasannya selain cepat menerobos kemacetan dengan sepeda motor bisa mencari jalan-jalan tikus untuk mencapai tujuan. Selain itu juga dengan sepeda motor biaya dan waktu yang digunakan juga lebih efektif dibandingkan dengan naik angkutan umum.
Dengan prinsip tadi temen saya sangat percaya diri mengendarai sepeda motornya walau sebenarnya rem di sepeda motornya ngga berpungsi secara maksimal (alias rem Blong), selain itu kaca spionnya juga ngga lengkap. Boleh dibilang nekat atau emang disengaja. Namanya sebuah keputusan pasti ada resikonya. Suatu hari setelah selesai mengajar dan jadwal mengajar sudah habis, dia segera mengeluarkan sepeda motornya dan dengan kepercayaan diri tinggi menelusuri jalan menuju rumahanya di kawasan wilaah depok. tidak berapa lama dia sudah masuk wilayah jalan margonda raya. Ditidak merasa takut sama sekali melalui jalan tersebut yang katanya jalan margonda terkenal dengan ketertiban lalu lintasnya, kurang sedikit perlengkapan wajib motor tilang hadiahnya.
Kejadian uniknya disini sesampai dilampu merah jalan margonda yang biasa pak polisi mengatur lalu lintas sambil ngeliat motor atau mobil yang lewat tuk cari motor atau mobil mana yang kurang memenuhi standart wajib dijalan raya. Boleh dibilang lagi menikmati perjalanan pulang tiba-tiba dia stop pilisi yang ada didepannya, karena kaget tiba-tiba distop berhenti dia dengan replek menarik dan menginjak rem motornya, namun sial dia lupa motor yang dia kendarai rem yang ada tidak berfungsi secara maksimal, motor yang seharusnya berhenti tetap terus melaju dengan pedenya kearah bapak polisi yang sedang berdiri didepanya. Sesaat kemudian keduanya diliputi antara perasaan bingung dan kaget, pak polisinya kaget kenapa motor ini ngga mau berhenti, temen saya kaget juga kalau motornya ngga bisa direm. sesaat kemudian kejadian yang boleh dibilang konyol dan menggelikan terjadi, motor yang dikendari temen saya baru berhenti setelah menabrak bapak polisi yang tengah bertugas. Prak.. motor, temen saya dan polisi sama roboh.
Dengan prinsip tadi temen saya sangat percaya diri mengendarai sepeda motornya walau sebenarnya rem di sepeda motornya ngga berpungsi secara maksimal (alias rem Blong), selain itu kaca spionnya juga ngga lengkap. Boleh dibilang nekat atau emang disengaja. Namanya sebuah keputusan pasti ada resikonya. Suatu hari setelah selesai mengajar dan jadwal mengajar sudah habis, dia segera mengeluarkan sepeda motornya dan dengan kepercayaan diri tinggi menelusuri jalan menuju rumahanya di kawasan wilaah depok. tidak berapa lama dia sudah masuk wilayah jalan margonda raya. Ditidak merasa takut sama sekali melalui jalan tersebut yang katanya jalan margonda terkenal dengan ketertiban lalu lintasnya, kurang sedikit perlengkapan wajib motor tilang hadiahnya.
Kejadian uniknya disini sesampai dilampu merah jalan margonda yang biasa pak polisi mengatur lalu lintas sambil ngeliat motor atau mobil yang lewat tuk cari motor atau mobil mana yang kurang memenuhi standart wajib dijalan raya. Boleh dibilang lagi menikmati perjalanan pulang tiba-tiba dia stop pilisi yang ada didepannya, karena kaget tiba-tiba distop berhenti dia dengan replek menarik dan menginjak rem motornya, namun sial dia lupa motor yang dia kendarai rem yang ada tidak berfungsi secara maksimal, motor yang seharusnya berhenti tetap terus melaju dengan pedenya kearah bapak polisi yang sedang berdiri didepanya. Sesaat kemudian keduanya diliputi antara perasaan bingung dan kaget, pak polisinya kaget kenapa motor ini ngga mau berhenti, temen saya kaget juga kalau motornya ngga bisa direm. sesaat kemudian kejadian yang boleh dibilang konyol dan menggelikan terjadi, motor yang dikendari temen saya baru berhenti setelah menabrak bapak polisi yang tengah bertugas. Prak.. motor, temen saya dan polisi sama roboh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar